STOP Tuyul Online/ Curang Multi Akun Sebelum Terlalu jauh

 

 

 

Halo, izinkan saya kali ini untuk memberikan sedikit pendapat saya mengenai dunia internet yang sering digunakan untuk mendapatkan keuntungan materi, tidak perlu di pungkiri lagi jika untuk menghasilkan pundi – pundi uang di dunia internet ini kita tidak di haruskan untuk memiliki gelar sekolah yang tinggi, hanya dibutuhkan perangkat yang memadai untuk mengakses internet maka kita bisa jadi apa saja di sini.

 

Ada bermacam cara untuk mendapatkan uang dari internet antara lain:

  • Berjualan produk
  • Membuat website tutorial
  • Berbagi tips – tips
  • dan lain sebagainya

Semua yang saya sebutkan diatas adalah pilihan cara yang bisa di tempu untuk mendapatkan uang dari internet, namun perlu diingat bukan berarti mendapatkan uang dari internet itu adalah hal yang mudah, kita butuh kreatifitas dan juga ketekunan untuk menemukan jalur yang tepat untuk kita mulai menghasilkan uang dari internet.

Namun, karena kehidupan didunia ini yang kadang sangat berat untuk dijalani, tanggungan untuk menghidupi keluarga dan problematika hidup yang ada dan juga faktor yang berperan besar ialah GENGSI terhadap status sosial.

Banyak orang yang terjebak dalam dunia kelam dinternet lantaran salah satu faktor terbesarnya adalah GENGSI, karena gengsi kita terpacu untuk melakukan hal-hal yang dilarang entah itu bernilai salah dari sisi moral maupun dari sisi kepercayaan yang di anut, dan saya disini akan mencoba untuk mengambil dari sisi kepercayaan maupun dari sisi moral sebagai manusia.

 

Sering tidak?, kita mendapati berita penipuan online lewat di beranda media social entah itu penipuan berbentuk belanja online, jasa, maupun sistem investasi yang berakhir tragis.

Pesan saya untuk para korban dan orang yang ingin bertransaksi di internet, sebaiknya kalian terlebih dahulu membaca lebih banyak artikel yang membahas cara terhindar dari penipuan online. Faktor pengalaman juga berperan untuk terhindar dari penipuan online dan ada baiknya jika kamu seorang pemula untuk bertransaksi di internet ada baiknya kamu harus minta pertolongan kepada orang yang lebih berpengalaman dan kamu percayai untuk minta tolong.

 

 

 

Miris memang, demi mendapatkan uang dengan cara yang cepat mereka rela menipu atau mencurangi suatu sistem dan topik utama kita kali ini adalah proses TUYUL / MULTI AKUN yang kerap digunakan pemburu bitcoin di negara kita, hmmm sungguh menyedihkan.

Tehnik tuyul/multi akun adalah suatu metode yang digunakan untuk membuat banyak akun fiktif lebih dari 1 untuk 1 pengguna sungguhan.

Metode tuyul online sering digunakan orang – orang untuk membuzz suatu berita terlebih lagi di social media dengan bantuan multi akun 1 orang dapat membuat 1 berita yang tadinya tidak begitu menarik berubah menjadi menarik karena adanya bantuan multi akun yang berperan besar seperti:

  • Meninggalkan komentar yang membuat seolah – olah berita itu benar benar berita menarik
  • Melakukan share berita tersebut menggunakan banyak akun – akun tersebut

Silahkan kalian nilai sendiri apakah metode ini apakah suatu metode positif atau negatif, tapi kalau menurut pendapat pribadi saya metode multi akun ini tidak salah namun yang jadi masalah adalah metode ini digunakan untuk apa.

 

CONTOH

Saya membuat berbagai email untuk keperluan pribadi yang saya bagi menjadi beberapa kategori yaitu:

  • Email Pribadi, email ini saya gunakan untuk media social saya dan juga untuk menyimpan email email urusan pribadi
  • Email Hiburan, email ini saya gunakan untuk urusan hiburan contoh, login game dan lainnya yang termasuk kategori hiburan
  • Email Bisnis, email ini saya gunakan tentunya untuk urusan bisnis

Email tersebut memiliki tujuan penggunaan masing – masing, tentunya ini termasuk dalam kategori multi akun karena 3 email yang berbeda digunakan oleh 1 orang yang sama. Namun, tindakan tersebut tidak merugikan siapapun dan malah membuat email saya lebih tertata dan tidak tercampur aduk.

dan ada contoh – contoh baik lainnya dari penggunaan metode multi akun ini namun tidak dapat saya tuliskan semuanya.

 

Nah, kita beralih ke contoh penggunaan metode multi akun/ Tuyul online yang digunakan untuk perbuatan tidak baik bahkan sampai merugikan orang lain.

Karena website ini membahas seputar dunia crypto, saya ambil dari dunia crypto saja.

 

Contoh kasus:

Tindakan Tuyul Online/Multi akun dalam kegiatan Bounty dan Airdrop, satu tahun terakhir mulai marak munculnya bounty dan airdrop dari project yang sedang membuka ICO (“untuk bounty hunters sudah pasti tau apa itu Bounty dan Airdrop”) melalui bounty dan airdrop ini pemburu cryptocoin berbondong – bondong partisipasi didalamnya supaya bisa kebagian cryptocoin gratis (uang gratis).

Namun karena gengsi dan juga sifat tamak manusia, mulailah metode tuyul online ini digunakan yang mulainya dari 5akun untuk 1 orang menjadi ratusan bahkan ribuan akun yang dimiliki 1orang sungguhan.

Saya membaca disalah satu postingan seseorang di grup facebook yang mencoba mengingatkan kepada member – member lain mengenai perbuatan tersebut:

Tulisan seseorang di grup facebook pemburu bitcoin, memang agak salah sih di akhir tulisannya di sepilin sumpah

seperti yang kita lihat ada 168komentar dan 119reaksi yang diberikan, penasaran dengan komentarnya ?
ini saya kasih beberapa komentar yang menurut cukup miris:

 

kalian baca sendiri, nampaknya mereka belum merasakan betapa tidak enaknya mendapatkan uang dari hasil yang seperti itu. Ada orang yang datang untuk mengingatkan bukannya untuk dijadikan bahan renungan tetapi malah dijadikan ejekan ?
Sebegitu parah inikah mental dan pola fikir kita ?

Sesuai judul dari artikel ini : STOP Tuyul Online/ Curang Multi Akun Sebelum Terlalu jauh

Sangat cocok untuk gambar diatas, karena jika kita terlalu jauh menyelami kecurangan dengan menggunakan metode multi akun ini maka kita akan sangat susah untuk keluar dari hal tersebut, kenapa ? karena dengan metode tuyul tersebut kita dapat dengan mudah menghasilkan uang lebih banyak tanpa harus mengeluarkan modal yang begitu berarti, berbanding terbalik dengan yang jujur. Perbedaan penghasilannya bisa 10x lebih banyak atau bahkan 100x lebih banyak tetapi kamu harus tau jika dibalik kenikmatan yang didapat tersebut, mereka telah berpartisipasi untuk merusak ekosistem yang baik.

 

jika semua yang jujur, maka semua akan mendapatkan hasil yang sesuai dengan kinerja masing – masing, begitu pula project yang melakukan bounty akan mendapatkan result yang berkemungkinan besar asli tanpa rekayasa, itu berarti uang yang di kucurkan untuk bounty campaign adalah jumlah yang seharusnya di keluarkan.

 

jika 1 orang yang tidak jujur ( multi akun 30 ), dia mendapatkan kesempatan pembagian hasil 30kali lebih banyak, dan ketika ketahuan multi akun maka akan memicu orang lain yang semulanya ingin mencoba/memang bermain jujur, iri hati(karena berbagai faktor) lalu ikut – ikutan melakukan tindakan yang sama dan maka terjadilah kepalsuan yang besar disini dan terciptanya ekosistem yang buruk. mereka yang semulanya berlomba untuk membuat konten yang berkualitas malah berubah kearah kuantitas dan mengesampingkan kualitas, project yang semulanya mengeluarkan dana sesuai dengan hasil kini berubah menjadi mengeluarkan budget yang jauh dibawah kenyataan.

 

Karena seperti yang saya jelaskan di awal artikel tadi, multi akun dapat memberikan kesan palsu atau kalau istilah internet marketingnya tidak organik, 1 orang dapat membuat komentar yang banyak, share yang banyak maupun hal hal lain yang dapat membuat unsur tidak organik. Jadi semakin banyak tuyul semakin buruk pula ekosistem yang tercipta.

 

Pesan saya untuk kalian yang baru masuk ke dunia bounty/baru mau mencoba untuk menghasilkan uang di internet, saya ingatkan kalian agar tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain, tetaplah bertindak jujur dan berusaha sebaik mungkin.

Kalian harus tau, reputasi kalian di dunia internet ini sangat penting dan jika kalian tertangkap melakukan tindakan yang merugikan orang lain maka jejak dan bukti digital akan sulit dihapus, jadi sebaiknya kalian sebisa mungkin untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

 

Terimakasih.

Tags: , ,